468x60 Ads



Selamat Datang di blog saya.

Saya di sini akan membagi kepada anda semua tentang semua ilmu yang berbau permrograman. Baik pemrograman yang berbau web maupun yang berbau dekstop. Jadi, Selamat Menikmati :D

JAVA

Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995.

Active Server Page.NET (ASP.NET)

Active Server Pages .NET (sering disingkat sebagai ASP.NET) adalah kumpulan teknologi dalam Framework .NET untuk membangun aplikasi web dinamik dan XML Web Service (Layanan Web XML)

Adobe Photoshop

Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek.

Hypertext Preprocessor

PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.


Hindari 6 Kesalahan Ini Agar Karirmu Tidak Jalan Di Tempat!

0 komentar

Lompatan pencapaian dalam karir jadi hal yang diharapkan oleh banyak orang. Bisa meningkatkan kinerja dalam pekerjaan yang dilakoni, mencapai tujuan karir yang diidamkan, hingga memperoleh promosi kerap diidentikkan sebagai pencapaian. Masalahnya, terkadang orang belum mengerti apa yang harus dilakukan untuk mencapainya.

Kali ini Ane akan memaparkan 6 kesalahan karir yang harus kamu hindari jika ingin berhasil dalam pekerjaan yang sedang kamu giati. Selagi bisa, apapun harus kita lakukan demi kesuksesan ‘kan?



1. Kamu Enggan Membangun Jejaring Dengan Orang-Orang Di Luar Lingkungan Pekerjaan

Enggan membangun jejaring dengan orang di luar pekerjaa via www.huffingtonpost.ca
Kekuatan jejaring tidak bisa begitu saja diremehkan. Dengan mengenal orang-orang tertentu, kamu bisa mencapai hal-hal yang sebelumnya tidak terjangkau tangan. Koneksi yang bisa didapatkan dari bantuan mereka dapat mengantarkanmu mencapai impian yang selama ini terasa jauh dari genggaman.
Namun sayang, semakin lama seseorang bekerja di satu tempat kadang ia merasa tak lagi perlu membuka diri untuk mengenal orang-orang di luar lingkaran pekerjaan. Kamu yang dokter akhirnya hanya punya teman-teman dokter, pun kamu yang game developer — teman-teman di sekeliling juga memiliki pekerjaan yang serupa.
Padahal kamu tidak pernah tahu kapan akan membutuhkan bantuan orang di luar lingkungan pekerjaanmu. Saat kamu butuh mengurus perijinan usaha dalam waktu singkat, contohnya. Mengenal orang yang bekerja di pemerintahan akan sangat membantu mulusnya jalan. Jika kamu ingin berhasil dalam karir, jangan pernah membatasi pergaulan. Buka diri seluas-luasnya, kamu tidak tahu kesempatan akan datang dari arah mana.

2. Terlalu Berfokus Pada Gaji, Melupakan Pengalaman yang Bisa Pekerjaan Tawarkan

Terlalu fokus pada gaji via www.todayonline.com
Sebagai anak muda, wajar jika gaji jadi patokan utama dalam menentukan sebuah pekerjaan yang akan diambil. Banyak sedikitnya gaji sering diidentikkan dengan keberhasilan karir, semakin tinggi gaji yang seseorang dapatkan semakin tinggi pula pencapaian yang telah ia raih. Tidak jarang, pekerjaan bergaji rendah dihindari karena kita terlalu sibuk mengejar pekerjaan dengan gaji fantastis.
Kita sering lupa, ada hal-hal lain yang juga sama pentingnya dengan besaran gaji yang masuk ke rekening tiap bulannya. Kesempatan mengembangkan diri, bekerja sama dengan orang lain, mengorganisir tim — semua hal tersebut tidak bisa dibayar dengan uang. Pekerjaan yang memberikanmu kesempatan untuk mengeksplor semua kemampuan diri tidak layak ditolak begitu saja.
Kelak, di resume-mu kemampuan-kemampuan itulah yang akan bisa lebih “menjual” dan mampu mengantarkanmu ke pencapaian selanjutnya. Gaji yang kini terlihat besar tidak akan membawamu kemanapun tanpa esksposure terhadap berbagai pengalaman yang bisa mengembangkan kemampuanmu.

3. Takut Pada Kegagalan

Takut pada kegagalan via www.todayonline.com
Saat sudah sampai di karir yang disenangi dan mendapatkan kemapanan di dalamnya, terkadang kita merasa enggan gagal. Takut kalah, takut salah, takut kehilangan apa yang telah dimiliki. Kegagalan dianggap sebagai musuh yang sebisa mungkin harus dihindari. Kita merasa kegagalan sama dengan hukuman mati yang bisa menghentikan langkah.
Banyak yang lupa bahwa kegagalan adalah jalan pintas terampuh bagi kesuksesan. Di balik pahit yang ditawarkan, kegagalan menyimpan pelajaran berharga yang bisa menempamu jadi manusia tangguh yang penuh daya juang. Rasa takut yang berlebihan pada kegagalan hanya akan mengukungmu di penjara penuh keterbatasan.

“Kesuksesan adalah guru yang paling buruk. Ia mengajarkan pada seseorang untuk takut pada kegagalan”
Bill Gates


4. Hanya Fokus Pada Kesuksesan Diri Sendiri, Menafikan Rekan Kerja dan Teman Satu Tim Lainnya

Terlalu fokus pada kesuksesan diri sendiri via www.todayonline.com
Dalam proses bekerja, kita tidak pernah bisa berjuang sendirian. Ada rekan-rekan satu tim yang juga sangat menentukan kesuksesan. Dalam pekerjaan paling soliter sekalipun, bantuan orang lain akan tetap diperlukan. Penulis, misalnya. Walaupun kunci kesuksesan tetap berada pada ide, gagasan dan kata-kata yang dituangkannya tetap ada bantuan orang lain yang membuatnya bisa berhasil. Jasa pengatur layout, editor, hingga bantuan proof reader lah yang menjadikan karyanya makin berkualitas.
Menyadari bahwa kesuksesan selalu datang dari kerja sama akhirnya mampu membuka mata, tidak ada untungnya hanya berfokus pada kesuksesan diri sendiri semata. Tetap ada orang lain yang perlu diperhatikan, ada orang lain yang juga perlu didukung langkahnya. Memberikan bantuan pada sesama rekan kerja sama dengan mempermudah langkah untuk mencapai kesuksesan yang sudah diharapkan sejak lama.


5. Menutup Telinga Atas Masukan Pelanggan

Acuh terhadap masukan pelanggan via timedotcom.files.wordpress.com
Pelanggan dan klien adalah raja yang harus terus berusaha kita puaskan. Masukan, keluhan, hingga kritik pedas dari  mereka akan jadi amunisi yang paling tepat untuk mengantarkanmu ke depan pintu keberhasilan. Namun sayang, sebagai manusia kadang kita terlalu jumawa untuk merendahkan hati dan mendengarkan pendapat mereka.
Jika ingin karirmu melesat, tak ada salahnya jika mulai sekarang kamu mulai membuka mata dan telinga terhadap masukan yang diberikan oleh pihak-pihak yang bekerja sama denganmu. Dengarkan dan lakukan sesuatu, ciptakan perubahan, ciptakan perbaikan. Kepuasan merekalah yang perlahan bisa menempamu jadi pemberi layanan yang lebih baik.


6. Menghindari Tantangan dan Malas Bekerja Keras

Menghindari tantangan dan malas bekerja keras via www.todayonline.com
Tidak ada lompatan karir yang bisa diperoleh tanpa perjuangan keras dibaliknya. Manajer yang jadi tangan kanan perusahaan itu setiap malam tidur hanya 2 jam demi menyelesaikan pekerjaan di atas standar yang diberikan perusahaan. Ia tidak punya waktu luang di akhir pekan, tangannya selalu ringan membalas surat elektronik yang berhubungan dengan pekerjaan.
Ia juga bukan seorang yang takut menghadapi tantangan dalam pekerjaan. Tantangan dipandang sebagai hal yang tidak terpisahkan dari sebuah proses belajar dalam menggeluti sebuah pekerjaan. Saat tantangan datang, orang yang berani berhasil akan menghadapinya dengan tenang dan taktis.
Inilah yang perlu kamu camkan dalam pikiran. Tidak ada gunanya mempertahankan keyakinan bahwa sukses bisa datang dalam semalam. Keberhasilan selalu harus dibayar dengan kerja keras dan pengorbanan.


Dari 6 kesalahan di atas, ada berapa yang masih sering kamu lakukan? Jika masih banyak, inilah saat paling tepat untuk mulai melakukan perubahan.
Tentu kamu ingin karirmu melesat ‘kan?




Konversi Bilangan (JOptionPane) Lengkap

0 komentar

Untuk postingan saya kali ini, sebenarnya tidak berbeda jauh dari yang sebelumnya, hanya saja, di postingan kali ini saya menambahkan sedikit menu pada Konversinya.

Dari pada terlalu lama basa-basi, langsung saja kita lihat codingnya :D








Ini tentang Cara Buat spoiler
Ini adalah tampilan awalnya
Apabila langsung di tekan "OK" maka muncul
Apabila di tekan "CANCEL" maka muncul
Setelah nama diisi, langsung masuk ke menu Jenis Kelamin
Apabila langsung di tekan OK, maka muncul
Kalau di tekan CANCEL maka muncul
Kalau anda mengisi selain kata (Cowok/Cewek) atau menggunakan C kecil, maka muncul
Ini adalah tampilan menu utamanya
Apabila di klik biner
Apabila anda mengisikan selain angka, maka muncul
Misalnya anda mengetikkan angka 10, maka
Ini apabila anda memilih "Terbilang" dan anda isi 100
Maka akan muncul seperti ini
Ini apabila anda memilih "Pecahan" dan misalnya anda isi 101
Maka akan muncul
Apabila anda memilih "Kembali" maka akan kembali ke tampilan awal
Apabila anda memilih "Keluar" anda akan di jumpai message dialog terlebih dahulu sebelum keluar

Konversi Bilangan ke Biner, Hexa, Oktal (Scanner) di JAVA

0 komentar

Halo agan-agan semua, sebenarnya postingan ini tidak jauh berbeda dari postingan saya sebelumnya, di postingan saya kali ini saya akan membagi kepada agan semua tentang Konversi Bilangan ke Biner, Hexa, Oktal di JAVA tapi menggunakan Scanner.

Daripada terlalu lama, langsung saja kita lihat codingnya :

import java.util.Scanner;

/**
*
* @author AdeEka
*/
public class Konversi_Bilangan_Scanner {
// Global Variable
static String name; //object
static String jenis_kelamin; //object
static String jk; //object
static int bilDes; // variable
// fungsi/method rekursi
public static void Biner(int n)
{
if(n>1)
{
Biner(n/2);
}
System.out.print(n%2);
}
public static void Oktal(int n)
{
char[] daftarOktal={'0','1','2','3','4','5','6','7'};
int sisaBagi = n % 8;
if(n>0)
{
Oktal((n - sisaBagi)/8);
System.out.print(daftarOktal[n%8]);
}
}
public static void Hexa(int n)
{
char[] daftarHexa={'0','1','2','3','4','5','6','7','8','9','A','B','C','D','E','F'};
int sisaBagi = n % 16;
if(n>0)
{
Hexa((n - sisaBagi)/16);
System.out.print(daftarHexa[n%16]);
}
}
public static void inputDes()
{
System.out.print("Masukkan Bilangan Desimal = ");
Scanner inputan = new Scanner(System.in);
bilDes = inputan.nextInt();
// return bilDes;
}
public static void tampilBiner()
{
inputDes();
System.out.print("Binernya Adalah ");
Biner(bilDes);
}
public static void tampilHexa()
{
inputDes();
System.out.print("Hexanya Adalah ");
Hexa(bilDes);
}
public static void tampilOktal()
{
inputDes();
System.out.print("Oktalnya Adalah ");
Oktal(bilDes);
}
public static int inpBil()
{
System.out.println("=================================="
+ "\nSelamat Datang " + jk + ", " + name + ",");
System.out.println("Silahkan memilih Menu Konversi "
+ "Bilangan ke: " +
"\n1.Biner \n2.Hexa \n3.Oktal \n4.Exit");
System.out.print("Masukkan Angka Menu = ");
Scanner inputan = new Scanner(System.in);
int pilMenu = inputan.nextInt();
return pilMenu;
}
public static void menU(int pil)
{
System.out.println("\033"); // Clear Screen
switch(pil)
{
case 1: tampilBiner(); break;
case 2: tampilHexa(); break;
case 3: tampilOktal(); break;
case 4: System.out.println("Kamsia ya, sudah mampir.");
System.exit(0); break; // Memberikan Kondisi False
default : System.out.println("(Maaf. Pilih Angka 1 - 4 Saja)"); break;
}
System.out.println("\033"); // clear screen
}
public static void input()
{
Scanner input = new Scanner(System.in);
System.out.println("Masukkan Nama Anda :");
name = input.nextLine();
if(name.equals(""))
{
nama_kosong();
input();
}
else
{
jenis_kelamin();
}
}
public static void nama_kosong()
{
Scanner nama_kosong = new Scanner(System.in);
System.out.println("Maaf, Nama Harus Diisi !!!");
}
public static void jenis_kelamin()
{
Scanner jenis = new Scanner(System.in);
System.out.println("Masukkan Jenis Kelamin = ");
System.out.println("Pilih : \n 1 untuk Laki-Laki, \n 2 untuk Perempuan");
int response = jenis.nextInt();

switch(response)
{
case 1 :
jk = "Mas";
break;
case 2 :
jk = "Mbak";
break;
default :
Scanner waria = new Scanner(System.in);
System.out.println("Wah, Anda tak punya kelamin ya ? \n Kasian banget :D");
jenis_kelamin();
break;
}
}
public static void main(String aKU[]) // Guna Static -> Tidak Perlu Pembentukan Objek
{
input();
// terus mengulang menu jika bukan angka 4
do
{
menU(inpBil()); // atau KonversiBilangan.menU(inpBil());
}
while(true);
}
}

Untuk lihat hasilnya :

Ini adalah tampilan awalnya, dan silahkan masukkan nama :

Lalu masukkan jenis kelamin anda, dan akan langsung masuk menu konversi :

Segera masukkan konversi apa yang akan anda lakukan, dan berapa jumlahnya :

Setelah itu, hasil akan kelihatan, dan langsung kembali ke menu konversi lagi :


Konversi Bilangan ke Biner, Hexa, Oktal (JOptionPane) di JAVA

0 komentar

Untuk postingan saya kali ini, sebenarnya tidak terlalu berbeda jauh dari postingan ane yang sebelumnya. Intinya tetap sama, yaitu konversi bilangan desimal. Hanya saja, kali ini saya akan membagikan konversi desimal di JAVA.

Daripada terlalu banyak omong, langsung saja ke coding nya :D


package praktek1;
//Memanggil kelas yg akan dipakai
import java.util.Scanner;
import javax.swing.JOptionPane;
//class utama

/**
 *
 * @author AdeEka
 */
public class Konversi_Bilangan {
//global variable
    static String name; //object
    static String JK;
    static int bilDes;//variable
    //fungsi/method rekursi
    public static void Biner(int n){
    if (n>1){
        Biner(n/2);
    }
    System.out.print(n%2);
    }
    public static void Hexa(int n){
        char[] daftarHexa={'0','1','2','3','4','5','6','7','8','9','A','B','C','D','E','F'};
    if(n>1){
        Hexa(n/16);
        }
    System.out.print(daftarHexa[n%16]);
    }
    public static void Oktal(int n){
    char[] daftarOktal={'0','1','2','3','4','5','6','7'};
    if(n>1){
        Oktal(n/8);
        }
    System.out.print(daftarOktal[n%8]);
    }
    public static void inputDes(){
    System.out.print("Masukkan Bilangan Desimal = ");
    Scanner inputan=new Scanner(System.in);
    bilDes=inputan.nextInt();
    }
   
    public static void tampilBiner(){
    inputDes();
        System.out.print("Binernya adalah : ");
    Biner(bilDes);
    }
    public static void tampilHexa(){   
    inputDes();
        System.out.println("Hexanya adalah = ");   
    Hexa(bilDes);
    }
    public static void tampilOktal(){
    inputDes();
        System.out.println("Oktalnya adalah = ");
    Oktal(bilDes);
    }
    public static int inpBil(){
    System.out.println("=================================="
            + "\nSelamat datang "+JK+" "+name+",");
    System.out.println("Silahkan memilih Menu Konversi"
            + "Bilangan ke : "+
            "\n1. Biner \n2. Hexa \n3. Oktal \n4. Exit");
    System.out.print("Masukkan Angka Menu = ");
    Scanner inputan=new Scanner(System.in);
    int pilmenu=inputan.nextInt();
    return pilmenu;
    }
   
    public static void menU(int pil){
    System.out.println("\033");//clear screen
    switch(pil){
        case 1: tampilBiner(); break;
        case 2: tampilHexa(); break;
        case 3: tampilOktal(); break;
        case 4: System.out.println("Makasih Sudah Mampir :D");
                System.exit(0); break;//memberikan kondisi FALSE
        default:System.out.println("(Maaf. Pilih angka 1-4 saja)");
        break;
    }
    System.out.println("\033");//clear screen
    }
    public static void main(String aKU[]){
        name=JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Nama Anda : ");
        if(name.equals(""))
        {
            JOptionPane.showInputDialog("Silahkan Isi Nama Anda terlebih dahulu : ");
        }
            String[] choices = {"Perempuan", "Laki-Laki"};
       
        String Perempuan="Mbak";
        String Laki="Mas";
        while (true) {
            int response = JOptionPane.showOptionDialog(
                               null                      
                             , "Apa jenis kelamin Anda ?"    // Pesan
                             , "Jenis Kelamin"               // Judul di Tittlebar
                             , JOptionPane.YES_NO_OPTION  // Tipe Option
                             , JOptionPane.QUESTION_MESSAGE  // Tipe Pesan
                             , null                      
                             , choices    
                             , "Quit"    // Default button
                           );
        switch(response){
            case 0 : JK=Perempuan;
                break;
            case 1 : JK=Laki;
                break;           
        }
        do{
            menU(inpBil());
        }
        while(true);
    }
    }
}

Di Sini adalah screenshot hasil programnya :






Terima Kasih atas kunjungan anda :D

Konversi Desimal ke Biner, Hexa, Oktal di PHP

0 komentar

Di postingan saya kali ini tidak berbeda jauh dari postingan saya sebelumnya. Kalau di postingan ini saya tambahkan halaman seperti login sebelum memasuki area konversi bilangan.

Prosesnya nanti seperti ini :
Sebelum mengkonversikan bilangan, kita diminta untuk menuliskan nama dan memilih jenis kelamin. Dan jika salah satu dari itu ada yang tidak diisi, kita tidak akan bisa masuk ke area konversi bilangan. Jadi harus diisi semua.
Setelah itu, jika sudah masuk ke area konversi bilangan, konsepnya sama seperti saat akan masuk, kita diharuskan mengisi semua yang ada, jika tidak yaa jelas bilangan tidak akan di konversi.
Dan, kali ini bahasa yang kita gunakan ada 4 yaitu : HTML, CSS, Javascript, dan PHP.
Javascript disini memang tidak terlalu mendominasi, fungsinya disini hanya untuk menampilkan 'alert' saja.
Dimana letak javascriptnya ??? Nanti akan Anda temukan setelah Anda menuliskan code-code  di bawah ini.

Daripada kelamaan, langsung aja kita lihat codenya :

1. Buka Netbeans, buat New PHP Web Page. Terserah mau Anda letakkan dimana saja. Beri nama misalnya : Validator.php. Apabila anda ingin merubah backgroundnya, anda bisa mengganti (background:url('1.jpg')).
Dan anda bisa mengganti 1.jpg dengan file anda Usahakan file gambar tersebut anda letakkan dalam satu folder.

<!DOCTYPE html>
<?php
if(isset($_POST['submit'])){//isset : penekanan form
$nama=$_REQUEST['nama'];
    if(isset($_POST['gender'])){
        $gender=$_REQUEST['gender'];
    }
    else{
        $gender='';
    }
$cek='';
}
else{
    $nama='';
    $gender='';
    $cek='Sebelum Masuk, Silahkan Isi Form Di Bawah ini Dahulu';
}
?>

<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title>Konversi Bilangan ke Biner,Oktal,Hexa</title>
                <style type="text/css">
            body{
                background: url('1.jpg') no-repeat;
            }
            .a{                              
                color:lightblue;
                text-align: center;
            }
            .b{               
                color:blue;
                text-align: center;
            }
            form input.highlight{
                background: aquamarine;               
                border-radius:5px;
                padding: 5px;
            }
            form input.highlight:focus {               
                background: whitesmoke;
                border-radius:5px;
                box-shadow:2px 2px 5px blue;
            }
        </style>
    </head>
    <body>
       <h1 class='a'><?php echo $cek ?></h1>
<br>
        <form action="Konversi_bilangan.php" method="post" name="form1">
            <p>
<h3 class='b'>
Nama : <input class='highlight' placeholder="Masukkan Nama Anda disini" required="required" type="text" name="nama" size ="30" value="<?php echo $nama ?>"/></h3>
</p>
<p>
<h3 class='b'>
Jenis Kelamin : <br>
                <input type="radio" name="gender" value="L"
                               <?php ($gender=="L")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
                Laki-Laki<br>
                <input type="radio" name="gender" value="P"
                       <?php ($gender=="P")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
                Perempuan
            </h3>
</p>
<center><input type="submit" name="submit" value="Masuk" /></center>
        </form>
    </body>
</html>

2. Buat New PHP Web Page, dan letakkan pada satu folder yang sama dan beri nama misalnya : Konversi_bilangan. Seperti yang di atas tadi, apabila ingin merubah backgroundnya, bisa anda ganti. Dan letakkan dalam folder yang sama.

<!DOCTYPE html><?php
if(isset($_POST['submit1'])){
$decimal=$_REQUEST['decimal'];
    if(isset($_POST['pilih'])){
        $pilih=$_REQUEST['pilih'];
    }
    else{
        $pilih='';
    }
}
else{
    $decimal='';
    $pilih='';
}
?>

<html>
    <head>
                <style type="text/css">
            body{
                background:url('1.jpg');
            }
            a {
                width: 230px;
                border: 5px solid blue;               
                font:18px;
                font-weight: bold;
                color: white;
                margin: 20px;
                text-align: center;
                padding: 10px;
                border-radius: 12px;               
                -webkit-border-radius: 12px;
                background: lightblue;               
            }
            a:hover{
                background: purple;
            }
            a:active{
                color: #990000;
            }
            .b{
                color: lightgreen;                               
            }
           
                .bayangan1{                              
                font-family:Calibri;
                font-weight:bold;
                color:blue;
            }
            form input.highlight{
                background: aquamarine;               
                border-radius:5px;
                padding: 5px;
            }
            form input.highlight:focus {
                border: solid 1px #D9AD00;               
                border-radius:5px;
                box-shadow:2px 2px 5px blue;
            }
        </style>

        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title></title>
    </head>
    <body>

    <h1 class="b">
<center>Selamat Datang di Tempat Konversi Bilangan</center></h1>
<table border="0" width="900px" heigh="900px" align ="center">
<tr>
    <td align ="center">
    <!-- Proses Pilih Gender dari file Validator.php -->
    <?php
        if(isset ($_POST['submit'])){
            $nama=$_REQUEST['nama'];
            if(isset($_POST['gender'])){
                $gender=$_REQUEST['gender'];
            }
            else{
                $gender='';
            }
        }
        if(isset ($_POST['submit'])){
        if($nama==''|| $gender==''){// tanda || : OR
            echo"<script>
                 alert('Maaf data kurang lengkap ? Isi Nama dan Jenis Kelamin');
                 document.location.href='Validator.php';
                 </script>";//menggunakan javascript
        }
        else{
            //cek jenis kelamin
            //yang ini pakek petik dua
            if($gender=='L'){
                echo"<br><h1>
Selamat Datang Mas $nama !!</h1>
";
               
            }
            else{
                echo"<br><h1>
Selamat Datang Mbak $nama !!</h1>
";
            }
        }
        }
    ?>
    <!-- End proses pilih Gender -->
    </td>
    </tr>
</table>                       
    <table border="1" width="900px" heigh="900px" align ="center" class='bayangan1'>
<tr>
    <td align ="center">
    <p>
<form action="<?php echo $_SERVER['PHP_SELF']; ?>
"
          method="POST" name="form1">
        <h2>
 Tuliskan nilai bilangan Desimal nya : </h2>
<input class='highlight' placeholder="Masukkan Bilangan Desimal disini" required="required" type="text" name="decimal" size ="25" value="<?php echo $decimal ?>"/><br>
        <h2>
 Pilih salah satu Konversi : <br>
        <input type="radio" name="pilih" value="B"
               <?php ($pilih=="B")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
        Biner<br>
        <input type="radio" name="pilih" value="H"
               <?php ($pilih=="H")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
        Hexa<br>
         <input type="radio" name="pilih" value="O"
               <?php ($pilih=="O")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
        Oktal<br>
        </h2>
<input type="submit" name="submit1" value="Konversikan"><br>
    </form>
    <!-- Proses Konversi -->
        <?php
        if(isset($_POST['submit1'])){//isset : penekanan form
        $decimal=$_REQUEST['decimal'];
            if(isset($_POST['pilih'])){
                $pilih=$_REQUEST['pilih'];
            }  
            else{
                $pilih='';
            }
        }
        else{
            $decimal='';
            $pilih='';
        }
        if(isset ($_POST['submit1'])){
        if($decimal==''|| $pilih==''){
            echo"<script>alert('Silahkan pilih dahulu konversi apa yang akan anda lakukan..')</script>";//menggunakan javascript
        }
        else{
            if($pilih=='B'){
            //Konversi ke Biner
            if (isset($_POST['decimal'])) {
                $decimal = $_POST['decimal'];
                $original = $_POST['decimal'];
                $binary = '';
                if (preg_match('/[^0-9]/',$decimal)) {
                        die ("Yang anda inputkan salah, seharusnya anda menginputkan bilangan desimal saja..");
                }
                else {
                    while ($decimal > 0) {
                        if ($decimal%2 == 0) {
                            $binary .= 0;
                            $decimal /= 2;
                        }
                        else {
                            $binary .= 1;
                            $decimal = ($decimal/2)-0.5;
                        }
                    }
                    $result = strrev($binary);
                    echo "<br><h2>
Bilangan decimal : $original jika dijadikan Biner hasilnya adalah $result.</h2>
";
                    }
                }
                else {

                }
            }
            else{
                    if($pilih=='H'){
                    //Konversi ke Hexa
                        if(isset($_POST['decimal'])){
                        $des=$_POST['decimal'];
                        $original=$_POST['decimal'];
                        $hex='';
                        while ($des>0){
                        $hasil=$des%16;
                            switch($hasil){
                            case 0 : $hex.="0"; break;
                            case 1 : $hex.="1"; break;
                            case 2 : $hex.="2"; break;
                            case 3 : $hex.="3"; break;
                            case 4 : $hex.="4"; break;
                            case 5 : $hex.="5"; break;
                            case 6 : $hex.="6"; break;
                            case 7 : $hex.="7"; break;
                            case 8 : $hex.="8"; break;
                            case 9 : $hex.="9"; break;
                            case 10: $hex.="A"; break;
                            case 11: $hex.="B"; break;
                            case 12: $hex.="C"; break;
                            case 13: $hex.="D"; break;
                            case 14: $hex.="E"; break;
                            case 15: $hex.="F";
                            default:break;
                            }
                                if($des/16==0){
                                $sisa=($des%16);
                                $des=$sisa;
                                }
                                    else{
                                    $sisa=($des/16);
                                    $des=$sisa%16;
                                    }}
                                    $result = strrev($hex);
                                    echo "<br><h2>
Bilangan decimal : $original jika dijadikan Hexadecimal hasilnya adalah $result.</h2>
";
                        }
                    }
                    else{
                        //Konversi ke Oktal
                         if(isset($_POST['decimal'])){
                         $des=$_POST['decimal'];
                         $original=$_POST['decimal'];
                         $octal='';
                         while ($des>0){
                         $hasil=$des%8;
                         switch($hasil){
                         case 0 : $octal.="0"; break;
                         case 1 : $octal.="1"; break;
                         case 2 : $octal.="2"; break;
                         case 3 : $octal.="3"; break;
                         case 4 : $octal.="4"; break;
                         case 5 : $octal.="5"; break;
                         case 6 : $octal.="6"; break;
                         case 7 : $octal.="7";
                         default:break;
                         }
                         if($des/8>0){
                            $sisa=($des/8);
                            $des=$sisa%8;
                            }
                            else{
                            $sisa=($des%8);
                            $des=$sisa;
                            }}
                            $result = strrev($octal);
                            echo "<br><h2>
Bilangan decimal : $original jika dijadikan Oktal hasilnya adalah $result.</h2>
";
                            }
                            else{

                            }
                    }
            }
        }
        }
        echo "<br><h2>
<a href='Validator.php'>RESET</a></h2>
<br><br>";
        ?>
    <!-- End proses Konversi -->
    </td>
    </tr>
</table>

    </body>
</html>

Jika semuanya sudah Anda lakukan, sekarang Anda coba jalankan. Jalankan file Validator.php , tekan Shift + F6 .

Untuk Lihat Hasilnya :

Ini adalah tampilan awalnya :

Anda harus menigisi nama dan jenis kelamin, kalau tidak akan muncul notifikasi seperti di bawah ini :

Jika Anda selesai mengisi Nama dan Jenis Kelamin, setelah tekan masuk, langsung menuju Halaman Konversi :

Kalau Anda memasukkan huruf, bukan bilangan desimal, akan terjadi seperti ini :

Kalau anda hanya mengisikan bilangan desimal tanpa mencentang konversinya, akan terjadi seperti ini :

Kalau Bilangan Desimal telah terisi dan sudah terpilih konversinya, akan tampil hasilnya :

Jika anda menekan reset, akan kembali ke halaman awal :



Konverter Bilangan Desimal dengan Menu Pilihan

0 komentar

Disini saya akan share tentang PHP, tentunya sih ini juga tugas dari sekolah ane :D

Langsung saja...







Berikut ini codingnya :

<?php
error_reporting(0);
$des = $_REQUEST['des'];//deklarasi var desimal
$option = $_REQUEST['option'];//deklarasi var pilihan
//Membuat function bin untuk konversi ke biner
    function bin($bil){
      $decimal= $bil;
      $ori=$decimal;;
      while ($decimal>0){ //Looping memutuskan apakah inputan 1 atau 0 yang ditampilkan
                    if($decimal%2 == 0){ // menampbah 0
                        $binary .= 0; //$binary=0+$binary
                        $decimal /= 2; //$decimal=$decimal/2
                    }
                    else{   //menambah 1
                        $binary .= 1; //$binary=1+$binary
                        $decimal = ($decimal/2)-0.5;

                    }
                }
                $result = strrev($binary);
      return "Biner dari : $ori adalah : $result <br/>"; //funngsi ini mereturn hasil
    }
//Membuat function oct untuk konversi ke octal
    function oct($bil){
        $des= $bil;
        $ori=$des;
        $oct='';
        while($des>0){
            $hasil=$des%8;
                switch($hasil){
                    case 0: $oct.="0"; break;
                    case 1: $oct.="1"; break;
                    case 2: $oct.="2"; break;
                    case 3: $oct.="3"; break;
                    case 4: $oct.="4"; break;
                    case 5: $oct.="5"; break;
                    case 6: $oct.="6"; break;
                    case 7: $oct.="7"; break;
                    default : break;
                }
                if($des/8==0){
                    $sisa=($des%8);
                    $des=$sisa;
                }
                else{
                    $sisa=($des/8);
                    $des=$sisa%8;
                }
        }
        $result = strrev($oct);
         return "Octal dari : $ori adalah : $result <br/>"; //funngsi ini mereturn hasil
    }
//Membuat function hex untuk konversi ke hexa
    function hex($bil){
        $des= $bil;
        $ori=$des;
        $hex='';
        while($des>0){
        $hasil=$des%16;
            switch($hasil){
                case 0: $hex.="0"; break;
                case 1: $hex.="1"; break;
                case 2: $hex.="2"; break;
                case 3: $hex.="3"; break;
                case 4: $hex.="4"; break;
                case 5: $hex.="5"; break;
                case 6: $hex.="6"; break;
                case 7: $hex.="7"; break;
                case 8: $hex.="8"; break;
                case 9: $hex.="9"; break;
                case 10: $hex.="A"; break;
                case 11: $hex.="B"; break;
                case 12: $hex.="C"; break;
                case 13: $hex.="D"; break;
                case 14: $hex.="E"; break;
                case 15: $hex.="F";
                default : break;
            }
            if($des/16==0){
                $sisa=($des%16);
                $des=$sisa;
            }
            else{
                $sisa=($des/16);
                $des=$sisa%16;
            }
            }
         $result = strrev($hex);
         return "Hexa dari : $ori adalah : $result <br/>"; //funngsi ini mereturn hasil
    }
?>
<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title>Converter Option for Biner by Firayz</title>
    </head>
    <body>
        <form action="<?php echo $_SERVER['PHP_SELF']; ?>"
                method="post" name="form1">
            <p>Inputkan bilangan desimal :
                <input type="text" name="des" value="<?php echo $des ?>" /></p>
            <p>Pilih konversi : <br/>
                <input type="radio" name="option" value="bin" 
                    <?php ($option=="bin") ? print 'checked=""': print ''; ?>/>
                        Desimal to Biner<br/>
                <input type="radio" name="option" value="hex" 
                    <?php ($option=="hex") ? print 'checked=""': print ''; ?>/>
                        Desimal to Hexa<br/>
                <input type="radio" name="option" value="oct" 
                    <?php ($option=="oct") ? print 'checked=""': print ''; ?>/>
                        Desimal to Octal<br/>
            </p>
            <input type="submit" name="submit" value="Submit"/>
        </form>
        <?php
            if(isset($_POST['des'])){ //apakah data tersubmit?
                /*mambuat variable untuk menyimpan data yang dikirim*/
                $des = $_REQUEST['des'];
                $option = $_REQUEST['option'];
                //cek apakah data yang dikirim tidak kosong ?
                if($des=='' || $option==''){
                    echo '<h2>Maaf data Kurang Lengkap</h2>';
                }
                else{
                    //cek jenis kelamin
                    switch($option){
                        case 'bin' : echo "<h3>".bin($des)."</h3>"; break;
                        case 'hex' : echo "<h3>".hex($des)."</h3>"; break;
                        case 'oct' : echo "<h3>".oct($des)."</h3>"; break;
                        default : break;
                    }
                }
                echo "<a href='".$_SERVER['PHP_SELF']."'>Reset</a>"; //hasil
            }
         ?>
    </body>
</html>