468x60 Ads



Selamat Datang di blog saya.

Saya di sini akan membagi kepada anda semua tentang semua ilmu yang berbau permrograman. Baik pemrograman yang berbau web maupun yang berbau dekstop. Jadi, Selamat Menikmati :D

JAVA

Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995.

Active Server Page.NET (ASP.NET)

Active Server Pages .NET (sering disingkat sebagai ASP.NET) adalah kumpulan teknologi dalam Framework .NET untuk membangun aplikasi web dinamik dan XML Web Service (Layanan Web XML)

Adobe Photoshop

Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek.

Hypertext Preprocessor

PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.


Konversi Bilangan (JOptionPane) Lengkap

0 komentar

Untuk postingan saya kali ini, sebenarnya tidak berbeda jauh dari yang sebelumnya, hanya saja, di postingan kali ini saya menambahkan sedikit menu pada Konversinya.

Dari pada terlalu lama basa-basi, langsung saja kita lihat codingnya :D








Ini tentang Cara Buat spoiler
Ini adalah tampilan awalnya
Apabila langsung di tekan "OK" maka muncul
Apabila di tekan "CANCEL" maka muncul
Setelah nama diisi, langsung masuk ke menu Jenis Kelamin
Apabila langsung di tekan OK, maka muncul
Kalau di tekan CANCEL maka muncul
Kalau anda mengisi selain kata (Cowok/Cewek) atau menggunakan C kecil, maka muncul
Ini adalah tampilan menu utamanya
Apabila di klik biner
Apabila anda mengisikan selain angka, maka muncul
Misalnya anda mengetikkan angka 10, maka
Ini apabila anda memilih "Terbilang" dan anda isi 100
Maka akan muncul seperti ini
Ini apabila anda memilih "Pecahan" dan misalnya anda isi 101
Maka akan muncul
Apabila anda memilih "Kembali" maka akan kembali ke tampilan awal
Apabila anda memilih "Keluar" anda akan di jumpai message dialog terlebih dahulu sebelum keluar

Konversi Bilangan ke Biner, Hexa, Oktal (Scanner) di JAVA

0 komentar

Halo agan-agan semua, sebenarnya postingan ini tidak jauh berbeda dari postingan saya sebelumnya, di postingan saya kali ini saya akan membagi kepada agan semua tentang Konversi Bilangan ke Biner, Hexa, Oktal di JAVA tapi menggunakan Scanner.

Daripada terlalu lama, langsung saja kita lihat codingnya :

import java.util.Scanner;

/**
*
* @author AdeEka
*/
public class Konversi_Bilangan_Scanner {
// Global Variable
static String name; //object
static String jenis_kelamin; //object
static String jk; //object
static int bilDes; // variable
// fungsi/method rekursi
public static void Biner(int n)
{
if(n>1)
{
Biner(n/2);
}
System.out.print(n%2);
}
public static void Oktal(int n)
{
char[] daftarOktal={'0','1','2','3','4','5','6','7'};
int sisaBagi = n % 8;
if(n>0)
{
Oktal((n - sisaBagi)/8);
System.out.print(daftarOktal[n%8]);
}
}
public static void Hexa(int n)
{
char[] daftarHexa={'0','1','2','3','4','5','6','7','8','9','A','B','C','D','E','F'};
int sisaBagi = n % 16;
if(n>0)
{
Hexa((n - sisaBagi)/16);
System.out.print(daftarHexa[n%16]);
}
}
public static void inputDes()
{
System.out.print("Masukkan Bilangan Desimal = ");
Scanner inputan = new Scanner(System.in);
bilDes = inputan.nextInt();
// return bilDes;
}
public static void tampilBiner()
{
inputDes();
System.out.print("Binernya Adalah ");
Biner(bilDes);
}
public static void tampilHexa()
{
inputDes();
System.out.print("Hexanya Adalah ");
Hexa(bilDes);
}
public static void tampilOktal()
{
inputDes();
System.out.print("Oktalnya Adalah ");
Oktal(bilDes);
}
public static int inpBil()
{
System.out.println("=================================="
+ "\nSelamat Datang " + jk + ", " + name + ",");
System.out.println("Silahkan memilih Menu Konversi "
+ "Bilangan ke: " +
"\n1.Biner \n2.Hexa \n3.Oktal \n4.Exit");
System.out.print("Masukkan Angka Menu = ");
Scanner inputan = new Scanner(System.in);
int pilMenu = inputan.nextInt();
return pilMenu;
}
public static void menU(int pil)
{
System.out.println("\033"); // Clear Screen
switch(pil)
{
case 1: tampilBiner(); break;
case 2: tampilHexa(); break;
case 3: tampilOktal(); break;
case 4: System.out.println("Kamsia ya, sudah mampir.");
System.exit(0); break; // Memberikan Kondisi False
default : System.out.println("(Maaf. Pilih Angka 1 - 4 Saja)"); break;
}
System.out.println("\033"); // clear screen
}
public static void input()
{
Scanner input = new Scanner(System.in);
System.out.println("Masukkan Nama Anda :");
name = input.nextLine();
if(name.equals(""))
{
nama_kosong();
input();
}
else
{
jenis_kelamin();
}
}
public static void nama_kosong()
{
Scanner nama_kosong = new Scanner(System.in);
System.out.println("Maaf, Nama Harus Diisi !!!");
}
public static void jenis_kelamin()
{
Scanner jenis = new Scanner(System.in);
System.out.println("Masukkan Jenis Kelamin = ");
System.out.println("Pilih : \n 1 untuk Laki-Laki, \n 2 untuk Perempuan");
int response = jenis.nextInt();

switch(response)
{
case 1 :
jk = "Mas";
break;
case 2 :
jk = "Mbak";
break;
default :
Scanner waria = new Scanner(System.in);
System.out.println("Wah, Anda tak punya kelamin ya ? \n Kasian banget :D");
jenis_kelamin();
break;
}
}
public static void main(String aKU[]) // Guna Static -> Tidak Perlu Pembentukan Objek
{
input();
// terus mengulang menu jika bukan angka 4
do
{
menU(inpBil()); // atau KonversiBilangan.menU(inpBil());
}
while(true);
}
}

Untuk lihat hasilnya :

Ini adalah tampilan awalnya, dan silahkan masukkan nama :

Lalu masukkan jenis kelamin anda, dan akan langsung masuk menu konversi :

Segera masukkan konversi apa yang akan anda lakukan, dan berapa jumlahnya :

Setelah itu, hasil akan kelihatan, dan langsung kembali ke menu konversi lagi :


Konversi Bilangan ke Biner, Hexa, Oktal (JOptionPane) di JAVA

0 komentar

Untuk postingan saya kali ini, sebenarnya tidak terlalu berbeda jauh dari postingan ane yang sebelumnya. Intinya tetap sama, yaitu konversi bilangan desimal. Hanya saja, kali ini saya akan membagikan konversi desimal di JAVA.

Daripada terlalu banyak omong, langsung saja ke coding nya :D


package praktek1;
//Memanggil kelas yg akan dipakai
import java.util.Scanner;
import javax.swing.JOptionPane;
//class utama

/**
 *
 * @author AdeEka
 */
public class Konversi_Bilangan {
//global variable
    static String name; //object
    static String JK;
    static int bilDes;//variable
    //fungsi/method rekursi
    public static void Biner(int n){
    if (n>1){
        Biner(n/2);
    }
    System.out.print(n%2);
    }
    public static void Hexa(int n){
        char[] daftarHexa={'0','1','2','3','4','5','6','7','8','9','A','B','C','D','E','F'};
    if(n>1){
        Hexa(n/16);
        }
    System.out.print(daftarHexa[n%16]);
    }
    public static void Oktal(int n){
    char[] daftarOktal={'0','1','2','3','4','5','6','7'};
    if(n>1){
        Oktal(n/8);
        }
    System.out.print(daftarOktal[n%8]);
    }
    public static void inputDes(){
    System.out.print("Masukkan Bilangan Desimal = ");
    Scanner inputan=new Scanner(System.in);
    bilDes=inputan.nextInt();
    }
   
    public static void tampilBiner(){
    inputDes();
        System.out.print("Binernya adalah : ");
    Biner(bilDes);
    }
    public static void tampilHexa(){   
    inputDes();
        System.out.println("Hexanya adalah = ");   
    Hexa(bilDes);
    }
    public static void tampilOktal(){
    inputDes();
        System.out.println("Oktalnya adalah = ");
    Oktal(bilDes);
    }
    public static int inpBil(){
    System.out.println("=================================="
            + "\nSelamat datang "+JK+" "+name+",");
    System.out.println("Silahkan memilih Menu Konversi"
            + "Bilangan ke : "+
            "\n1. Biner \n2. Hexa \n3. Oktal \n4. Exit");
    System.out.print("Masukkan Angka Menu = ");
    Scanner inputan=new Scanner(System.in);
    int pilmenu=inputan.nextInt();
    return pilmenu;
    }
   
    public static void menU(int pil){
    System.out.println("\033");//clear screen
    switch(pil){
        case 1: tampilBiner(); break;
        case 2: tampilHexa(); break;
        case 3: tampilOktal(); break;
        case 4: System.out.println("Makasih Sudah Mampir :D");
                System.exit(0); break;//memberikan kondisi FALSE
        default:System.out.println("(Maaf. Pilih angka 1-4 saja)");
        break;
    }
    System.out.println("\033");//clear screen
    }
    public static void main(String aKU[]){
        name=JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Nama Anda : ");
        if(name.equals(""))
        {
            JOptionPane.showInputDialog("Silahkan Isi Nama Anda terlebih dahulu : ");
        }
            String[] choices = {"Perempuan", "Laki-Laki"};
       
        String Perempuan="Mbak";
        String Laki="Mas";
        while (true) {
            int response = JOptionPane.showOptionDialog(
                               null                      
                             , "Apa jenis kelamin Anda ?"    // Pesan
                             , "Jenis Kelamin"               // Judul di Tittlebar
                             , JOptionPane.YES_NO_OPTION  // Tipe Option
                             , JOptionPane.QUESTION_MESSAGE  // Tipe Pesan
                             , null                      
                             , choices    
                             , "Quit"    // Default button
                           );
        switch(response){
            case 0 : JK=Perempuan;
                break;
            case 1 : JK=Laki;
                break;           
        }
        do{
            menU(inpBil());
        }
        while(true);
    }
    }
}

Di Sini adalah screenshot hasil programnya :






Terima Kasih atas kunjungan anda :D

Konversi Desimal ke Biner, Hexa, Oktal di PHP

0 komentar

Di postingan saya kali ini tidak berbeda jauh dari postingan saya sebelumnya. Kalau di postingan ini saya tambahkan halaman seperti login sebelum memasuki area konversi bilangan.

Prosesnya nanti seperti ini :
Sebelum mengkonversikan bilangan, kita diminta untuk menuliskan nama dan memilih jenis kelamin. Dan jika salah satu dari itu ada yang tidak diisi, kita tidak akan bisa masuk ke area konversi bilangan. Jadi harus diisi semua.
Setelah itu, jika sudah masuk ke area konversi bilangan, konsepnya sama seperti saat akan masuk, kita diharuskan mengisi semua yang ada, jika tidak yaa jelas bilangan tidak akan di konversi.
Dan, kali ini bahasa yang kita gunakan ada 4 yaitu : HTML, CSS, Javascript, dan PHP.
Javascript disini memang tidak terlalu mendominasi, fungsinya disini hanya untuk menampilkan 'alert' saja.
Dimana letak javascriptnya ??? Nanti akan Anda temukan setelah Anda menuliskan code-code  di bawah ini.

Daripada kelamaan, langsung aja kita lihat codenya :

1. Buka Netbeans, buat New PHP Web Page. Terserah mau Anda letakkan dimana saja. Beri nama misalnya : Validator.php. Apabila anda ingin merubah backgroundnya, anda bisa mengganti (background:url('1.jpg')).
Dan anda bisa mengganti 1.jpg dengan file anda Usahakan file gambar tersebut anda letakkan dalam satu folder.

<!DOCTYPE html>
<?php
if(isset($_POST['submit'])){//isset : penekanan form
$nama=$_REQUEST['nama'];
    if(isset($_POST['gender'])){
        $gender=$_REQUEST['gender'];
    }
    else{
        $gender='';
    }
$cek='';
}
else{
    $nama='';
    $gender='';
    $cek='Sebelum Masuk, Silahkan Isi Form Di Bawah ini Dahulu';
}
?>

<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title>Konversi Bilangan ke Biner,Oktal,Hexa</title>
                <style type="text/css">
            body{
                background: url('1.jpg') no-repeat;
            }
            .a{                              
                color:lightblue;
                text-align: center;
            }
            .b{               
                color:blue;
                text-align: center;
            }
            form input.highlight{
                background: aquamarine;               
                border-radius:5px;
                padding: 5px;
            }
            form input.highlight:focus {               
                background: whitesmoke;
                border-radius:5px;
                box-shadow:2px 2px 5px blue;
            }
        </style>
    </head>
    <body>
       <h1 class='a'><?php echo $cek ?></h1>
<br>
        <form action="Konversi_bilangan.php" method="post" name="form1">
            <p>
<h3 class='b'>
Nama : <input class='highlight' placeholder="Masukkan Nama Anda disini" required="required" type="text" name="nama" size ="30" value="<?php echo $nama ?>"/></h3>
</p>
<p>
<h3 class='b'>
Jenis Kelamin : <br>
                <input type="radio" name="gender" value="L"
                               <?php ($gender=="L")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
                Laki-Laki<br>
                <input type="radio" name="gender" value="P"
                       <?php ($gender=="P")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
                Perempuan
            </h3>
</p>
<center><input type="submit" name="submit" value="Masuk" /></center>
        </form>
    </body>
</html>

2. Buat New PHP Web Page, dan letakkan pada satu folder yang sama dan beri nama misalnya : Konversi_bilangan. Seperti yang di atas tadi, apabila ingin merubah backgroundnya, bisa anda ganti. Dan letakkan dalam folder yang sama.

<!DOCTYPE html><?php
if(isset($_POST['submit1'])){
$decimal=$_REQUEST['decimal'];
    if(isset($_POST['pilih'])){
        $pilih=$_REQUEST['pilih'];
    }
    else{
        $pilih='';
    }
}
else{
    $decimal='';
    $pilih='';
}
?>

<html>
    <head>
                <style type="text/css">
            body{
                background:url('1.jpg');
            }
            a {
                width: 230px;
                border: 5px solid blue;               
                font:18px;
                font-weight: bold;
                color: white;
                margin: 20px;
                text-align: center;
                padding: 10px;
                border-radius: 12px;               
                -webkit-border-radius: 12px;
                background: lightblue;               
            }
            a:hover{
                background: purple;
            }
            a:active{
                color: #990000;
            }
            .b{
                color: lightgreen;                               
            }
           
                .bayangan1{                              
                font-family:Calibri;
                font-weight:bold;
                color:blue;
            }
            form input.highlight{
                background: aquamarine;               
                border-radius:5px;
                padding: 5px;
            }
            form input.highlight:focus {
                border: solid 1px #D9AD00;               
                border-radius:5px;
                box-shadow:2px 2px 5px blue;
            }
        </style>

        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title></title>
    </head>
    <body>

    <h1 class="b">
<center>Selamat Datang di Tempat Konversi Bilangan</center></h1>
<table border="0" width="900px" heigh="900px" align ="center">
<tr>
    <td align ="center">
    <!-- Proses Pilih Gender dari file Validator.php -->
    <?php
        if(isset ($_POST['submit'])){
            $nama=$_REQUEST['nama'];
            if(isset($_POST['gender'])){
                $gender=$_REQUEST['gender'];
            }
            else{
                $gender='';
            }
        }
        if(isset ($_POST['submit'])){
        if($nama==''|| $gender==''){// tanda || : OR
            echo"<script>
                 alert('Maaf data kurang lengkap ? Isi Nama dan Jenis Kelamin');
                 document.location.href='Validator.php';
                 </script>";//menggunakan javascript
        }
        else{
            //cek jenis kelamin
            //yang ini pakek petik dua
            if($gender=='L'){
                echo"<br><h1>
Selamat Datang Mas $nama !!</h1>
";
               
            }
            else{
                echo"<br><h1>
Selamat Datang Mbak $nama !!</h1>
";
            }
        }
        }
    ?>
    <!-- End proses pilih Gender -->
    </td>
    </tr>
</table>                       
    <table border="1" width="900px" heigh="900px" align ="center" class='bayangan1'>
<tr>
    <td align ="center">
    <p>
<form action="<?php echo $_SERVER['PHP_SELF']; ?>
"
          method="POST" name="form1">
        <h2>
 Tuliskan nilai bilangan Desimal nya : </h2>
<input class='highlight' placeholder="Masukkan Bilangan Desimal disini" required="required" type="text" name="decimal" size ="25" value="<?php echo $decimal ?>"/><br>
        <h2>
 Pilih salah satu Konversi : <br>
        <input type="radio" name="pilih" value="B"
               <?php ($pilih=="B")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
        Biner<br>
        <input type="radio" name="pilih" value="H"
               <?php ($pilih=="H")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
        Hexa<br>
         <input type="radio" name="pilih" value="O"
               <?php ($pilih=="O")? print 'checked=""' : print ''; ?>/>
        Oktal<br>
        </h2>
<input type="submit" name="submit1" value="Konversikan"><br>
    </form>
    <!-- Proses Konversi -->
        <?php
        if(isset($_POST['submit1'])){//isset : penekanan form
        $decimal=$_REQUEST['decimal'];
            if(isset($_POST['pilih'])){
                $pilih=$_REQUEST['pilih'];
            }  
            else{
                $pilih='';
            }
        }
        else{
            $decimal='';
            $pilih='';
        }
        if(isset ($_POST['submit1'])){
        if($decimal==''|| $pilih==''){
            echo"<script>alert('Silahkan pilih dahulu konversi apa yang akan anda lakukan..')</script>";//menggunakan javascript
        }
        else{
            if($pilih=='B'){
            //Konversi ke Biner
            if (isset($_POST['decimal'])) {
                $decimal = $_POST['decimal'];
                $original = $_POST['decimal'];
                $binary = '';
                if (preg_match('/[^0-9]/',$decimal)) {
                        die ("Yang anda inputkan salah, seharusnya anda menginputkan bilangan desimal saja..");
                }
                else {
                    while ($decimal > 0) {
                        if ($decimal%2 == 0) {
                            $binary .= 0;
                            $decimal /= 2;
                        }
                        else {
                            $binary .= 1;
                            $decimal = ($decimal/2)-0.5;
                        }
                    }
                    $result = strrev($binary);
                    echo "<br><h2>
Bilangan decimal : $original jika dijadikan Biner hasilnya adalah $result.</h2>
";
                    }
                }
                else {

                }
            }
            else{
                    if($pilih=='H'){
                    //Konversi ke Hexa
                        if(isset($_POST['decimal'])){
                        $des=$_POST['decimal'];
                        $original=$_POST['decimal'];
                        $hex='';
                        while ($des>0){
                        $hasil=$des%16;
                            switch($hasil){
                            case 0 : $hex.="0"; break;
                            case 1 : $hex.="1"; break;
                            case 2 : $hex.="2"; break;
                            case 3 : $hex.="3"; break;
                            case 4 : $hex.="4"; break;
                            case 5 : $hex.="5"; break;
                            case 6 : $hex.="6"; break;
                            case 7 : $hex.="7"; break;
                            case 8 : $hex.="8"; break;
                            case 9 : $hex.="9"; break;
                            case 10: $hex.="A"; break;
                            case 11: $hex.="B"; break;
                            case 12: $hex.="C"; break;
                            case 13: $hex.="D"; break;
                            case 14: $hex.="E"; break;
                            case 15: $hex.="F";
                            default:break;
                            }
                                if($des/16==0){
                                $sisa=($des%16);
                                $des=$sisa;
                                }
                                    else{
                                    $sisa=($des/16);
                                    $des=$sisa%16;
                                    }}
                                    $result = strrev($hex);
                                    echo "<br><h2>
Bilangan decimal : $original jika dijadikan Hexadecimal hasilnya adalah $result.</h2>
";
                        }
                    }
                    else{
                        //Konversi ke Oktal
                         if(isset($_POST['decimal'])){
                         $des=$_POST['decimal'];
                         $original=$_POST['decimal'];
                         $octal='';
                         while ($des>0){
                         $hasil=$des%8;
                         switch($hasil){
                         case 0 : $octal.="0"; break;
                         case 1 : $octal.="1"; break;
                         case 2 : $octal.="2"; break;
                         case 3 : $octal.="3"; break;
                         case 4 : $octal.="4"; break;
                         case 5 : $octal.="5"; break;
                         case 6 : $octal.="6"; break;
                         case 7 : $octal.="7";
                         default:break;
                         }
                         if($des/8>0){
                            $sisa=($des/8);
                            $des=$sisa%8;
                            }
                            else{
                            $sisa=($des%8);
                            $des=$sisa;
                            }}
                            $result = strrev($octal);
                            echo "<br><h2>
Bilangan decimal : $original jika dijadikan Oktal hasilnya adalah $result.</h2>
";
                            }
                            else{

                            }
                    }
            }
        }
        }
        echo "<br><h2>
<a href='Validator.php'>RESET</a></h2>
<br><br>";
        ?>
    <!-- End proses Konversi -->
    </td>
    </tr>
</table>

    </body>
</html>

Jika semuanya sudah Anda lakukan, sekarang Anda coba jalankan. Jalankan file Validator.php , tekan Shift + F6 .

Untuk Lihat Hasilnya :

Ini adalah tampilan awalnya :

Anda harus menigisi nama dan jenis kelamin, kalau tidak akan muncul notifikasi seperti di bawah ini :

Jika Anda selesai mengisi Nama dan Jenis Kelamin, setelah tekan masuk, langsung menuju Halaman Konversi :

Kalau Anda memasukkan huruf, bukan bilangan desimal, akan terjadi seperti ini :

Kalau anda hanya mengisikan bilangan desimal tanpa mencentang konversinya, akan terjadi seperti ini :

Kalau Bilangan Desimal telah terisi dan sudah terpilih konversinya, akan tampil hasilnya :

Jika anda menekan reset, akan kembali ke halaman awal :



Konverter Bilangan Desimal dengan Menu Pilihan

0 komentar

Disini saya akan share tentang PHP, tentunya sih ini juga tugas dari sekolah ane :D

Langsung saja...







Berikut ini codingnya :

<?php
error_reporting(0);
$des = $_REQUEST['des'];//deklarasi var desimal
$option = $_REQUEST['option'];//deklarasi var pilihan
//Membuat function bin untuk konversi ke biner
    function bin($bil){
      $decimal= $bil;
      $ori=$decimal;;
      while ($decimal>0){ //Looping memutuskan apakah inputan 1 atau 0 yang ditampilkan
                    if($decimal%2 == 0){ // menampbah 0
                        $binary .= 0; //$binary=0+$binary
                        $decimal /= 2; //$decimal=$decimal/2
                    }
                    else{   //menambah 1
                        $binary .= 1; //$binary=1+$binary
                        $decimal = ($decimal/2)-0.5;

                    }
                }
                $result = strrev($binary);
      return "Biner dari : $ori adalah : $result <br/>"; //funngsi ini mereturn hasil
    }
//Membuat function oct untuk konversi ke octal
    function oct($bil){
        $des= $bil;
        $ori=$des;
        $oct='';
        while($des>0){
            $hasil=$des%8;
                switch($hasil){
                    case 0: $oct.="0"; break;
                    case 1: $oct.="1"; break;
                    case 2: $oct.="2"; break;
                    case 3: $oct.="3"; break;
                    case 4: $oct.="4"; break;
                    case 5: $oct.="5"; break;
                    case 6: $oct.="6"; break;
                    case 7: $oct.="7"; break;
                    default : break;
                }
                if($des/8==0){
                    $sisa=($des%8);
                    $des=$sisa;
                }
                else{
                    $sisa=($des/8);
                    $des=$sisa%8;
                }
        }
        $result = strrev($oct);
         return "Octal dari : $ori adalah : $result <br/>"; //funngsi ini mereturn hasil
    }
//Membuat function hex untuk konversi ke hexa
    function hex($bil){
        $des= $bil;
        $ori=$des;
        $hex='';
        while($des>0){
        $hasil=$des%16;
            switch($hasil){
                case 0: $hex.="0"; break;
                case 1: $hex.="1"; break;
                case 2: $hex.="2"; break;
                case 3: $hex.="3"; break;
                case 4: $hex.="4"; break;
                case 5: $hex.="5"; break;
                case 6: $hex.="6"; break;
                case 7: $hex.="7"; break;
                case 8: $hex.="8"; break;
                case 9: $hex.="9"; break;
                case 10: $hex.="A"; break;
                case 11: $hex.="B"; break;
                case 12: $hex.="C"; break;
                case 13: $hex.="D"; break;
                case 14: $hex.="E"; break;
                case 15: $hex.="F";
                default : break;
            }
            if($des/16==0){
                $sisa=($des%16);
                $des=$sisa;
            }
            else{
                $sisa=($des/16);
                $des=$sisa%16;
            }
            }
         $result = strrev($hex);
         return "Hexa dari : $ori adalah : $result <br/>"; //funngsi ini mereturn hasil
    }
?>
<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
        <title>Converter Option for Biner by Firayz</title>
    </head>
    <body>
        <form action="<?php echo $_SERVER['PHP_SELF']; ?>"
                method="post" name="form1">
            <p>Inputkan bilangan desimal :
                <input type="text" name="des" value="<?php echo $des ?>" /></p>
            <p>Pilih konversi : <br/>
                <input type="radio" name="option" value="bin" 
                    <?php ($option=="bin") ? print 'checked=""': print ''; ?>/>
                        Desimal to Biner<br/>
                <input type="radio" name="option" value="hex" 
                    <?php ($option=="hex") ? print 'checked=""': print ''; ?>/>
                        Desimal to Hexa<br/>
                <input type="radio" name="option" value="oct" 
                    <?php ($option=="oct") ? print 'checked=""': print ''; ?>/>
                        Desimal to Octal<br/>
            </p>
            <input type="submit" name="submit" value="Submit"/>
        </form>
        <?php
            if(isset($_POST['des'])){ //apakah data tersubmit?
                /*mambuat variable untuk menyimpan data yang dikirim*/
                $des = $_REQUEST['des'];
                $option = $_REQUEST['option'];
                //cek apakah data yang dikirim tidak kosong ?
                if($des=='' || $option==''){
                    echo '<h2>Maaf data Kurang Lengkap</h2>';
                }
                else{
                    //cek jenis kelamin
                    switch($option){
                        case 'bin' : echo "<h3>".bin($des)."</h3>"; break;
                        case 'hex' : echo "<h3>".hex($des)."</h3>"; break;
                        case 'oct' : echo "<h3>".oct($des)."</h3>"; break;
                        default : break;
                    }
                }
                echo "<a href='".$_SERVER['PHP_SELF']."'>Reset</a>"; //hasil
            }
         ?>
    </body>
</html>

Cara Charge Ponsel yang Baik dan Benar

0 komentar

Di dunia ponsel pada umumnya ada 4 jenis rechargeable battery yang beredar yaitu:
NiCD / NiCad
NiMH / Metal
Li-Ion / Lithium Ion
Li-Poly / Lithium Polymer
 
Karena perbedaan tersebut maka proses charging yang benar juga berbeda-beda.
 
NiCD / NiCad.
Battery NiCD adalah type rechargeable battery paling lama yang ada di dunia, dan karena kapasitasnya yang besar, maka battery ini dipilih untuk ponsel-ponsel lama yang menggunakan tenaga besar.
Saat ini sudah sangat jarang atau bisa dikatakan tidak ada lagi ponsel yang masih menggunakan battery jenis ini, tidak lain karena ukuran dan beratnya yang besar, juga proses chargingnya yang merepotkan, berikut ini proses charging battery NiCD yang benar.
Untuk Battery baru charge selama 12 jam nonstop, dan selanjutnya charge pada saat battery NiCD sudah benar-benar habis atau kalau perlu discharge di desktop charger dahulu sebelum menchargenya, karena battery NiCD mempunyai permanen memory effect bila dicharge pada saat tidak benar-benar habis, sehingga battery anda semakin lama kapasitasnya semakin menurun dan akhirnya mati total.
 
NiMH / Metal.
NiMH adalah generasi baru dari rechargeable battery, keuntungannya dibanding battery NiCD adalah beratnya yanglebih ringan serta memory effect yang bersifat temporary, tetapi memory effect ini bisa menjadi permanen bilamana penge-charge-an yang dilakukan tidak benar.
Selain ukuran dan berat NiMH yang lebih ringan, juga battery NiMH lebih ramah terhadap lingkungan, tetapi walau begitu battery NiMH tidak bisa dibuang di sampah begitu saja, karena ada pross khusus untuk me-recycle battery jenis ini.
Sampai sekarang battery NiMH masih sering kita temui dipasaran, terutama untuk ponsel-ponsel yang menengah kebawah, ini tidak lain karena battery NiMH harganya lebih murah sehingga bisa menekan harga ponsel secara keseluruhan, sedangkan cara perawatan battery NiMH yang benar adalah sebagai berikut.
Untuk battery baru, usahakan charge battery NiMH anda paling tidak 12 jam untuk kali pertama, sedang untuk selanjutnya charge battery anda sesuai dengan petunjuk yang datang bersama ponsel anda plus sedikit tambahan (sekitar 30-60 menit) untuk memberikan kesempatan bagi battery NiMH untuk melakukan “trickle charge”.
Usahakan pengisian dilakukan pada saat battery sudah benar-benar habis, dan tidak perlu melakukan discharge di desktop charger untuk pengisian selanjutnya seperti layaknya battery NiCD, dan bila suatu saat anda merasa terburu-buru dan tidak sempat menghabiskan battery NiMH anda, anda bisa melakukan charging walaupun pada saat tersebut battery anda belum benar-benar habis, konsekuensinya pada saat digunakan maka battery NiMH anda akan terasa cepat habis, tapi hal ini hanya berlangsung secara temporer karena bila anda sudah benar-benar menghabiskan battery anda, dan anda melakukan charging lagi, maka performa battery anda akan kembali seperti semula.
 
Li-Ion / Lithium Ion
Battery ini adalah battery generasi ke 3 dari rechargeable battery, dan keuntungannya terhadap battery NiMH maupun NiCD, adalah berat dan ukurannya yang ringan, sehingga bisa membuat ponsel menjadi berukuran kecil dan ringan. Kebanyakan ponsel yang keluar sekarang sudah menggunakan battery jenis ini sebagai sumber dayanya sehingga lambat laun harga battery Li-Ion semakin murah saja.
Keunggulan  battery ini adalah tidak adanya memory effect pada saat charging sehingga tidak perlu menunggu battery ini habis baru melakukan charge, namun demikian ada pula beberapa perawatan yang perlu dilakukan pada battery ini.
Untuk battery baru, charge battery anda sesuai dengan petunjuk atau sampai lampu/indikator ponsel anda menandakan battery full, setelah itu segera lepas charger anda, demikian juga untuk selanjutnya anda tidak perlu melakukan over charge untuk mendapatkan trickle charge seperti pada battery NiCD dan NiMH, karena pada battery Lithium tidak ada istilah trickle charge, bahkan overcharge battery lithium ion bisa menurunkan kemampuannya.
Walaupun tidak ada memory effect pada battery jenis ini, anda sebaiknya melakukan charging pada saat battery ini sudah habis atau indikator ponsel anda sudah menunjukkan “battery low”, ini dikarenakan battery Lithium Ion memiliki “life cycle” (umur charging) yang lebih sedikit dari battery jenis NiCD dan NiMH, dan tiap kali anda melakukan charging dihitung sebagai 1 kali tidak peduli anda melakukan charge sampai penuh atau tidak.
 
Li-Poly / Lithium Polymer
Ini adalah generasi terbaru dari rechareable battery, keunggulannya adalah ramah terhadap lingkungan, sedang kemampuan lainnya sama persis dengan battery LIthium Ion.
Untuk perawatan battery Lithium Polymer ini sama persis dengan battery Lithium Ion, hanya saja “handling” battery Li-Poly harus sedikit hati-hati mengingat sifatnya yang liquid sehingga bisa mengakibatkan bentuk battery bisa berubah karena tekanan.